• 8

    Sep

    ANDONG, THE GOLD CART OF THE KING

    “Strongly on my mind,in my childhood I was truly amazed with this transportation which was pulled by horses. I used to beg my parents for going around by andong. Id also ever pursued the passing andong to get a ride. Some of the cart-riders were not pleased to carry the children. They forced the children down by whipping them.” ANDONGAt the first andong (the gold cart) was a kind of transportation used by the royals in nineteenth to twentieth century. People only used the ordinary or cattle carts. As the time went by,within the leadership of Sultan Hamengku Buwono VIII andong was started being used by common people such as masters and merchants. People created simpler design and called the cart andong or usually called delman. Andong is traditional and manual transportati
  • 23

    Jul

    mBenjit

    Adalah di suatu tempat, diatas perbukitan menoreh. Disisi tebingnya saya berdiri menjemur gigi. Aku bisa merasakan bagaimana tingginya tempat itu. Dan pandangan luas menhampar dengan lekukan indah menghiasi. Dan dalam tiga kali mendatangi tempat itu… seperti inilah hasilnya. place : mBenjit, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta.
  • 24

    Jun

    Dari Seberang

    “Seandainya dahulu aku dengarkan perkataan Sukarti padaku.. Mungkin tak akan menjadi seperti ini. Pergulatanku di negeri sebrang telah gagal sob. Aku hanya mampu menabung sedikit, dan tak ada satupun hati yang mampu aku raih. Maka dari itu saya memutuskan untuk kembali ke tanah air untuk memulai hidup baru lagi.” tandas Sukarto. “mm.. lalu apa yang akan kamu lakukan setelah kamu saat ini sudah kembali ke kampung halamanmu.?” tanya Suripto. “AKu akan menggunakan uang tabunganku untuk membuka usaha dengan Sukarti, kekasihku itu.” jawab Sukarto. “Kamu akan menikah dengannya.?” Suripto mencoba mengungkit. “Ya, kami masih saling mencintai dan aku percaya itu..” “Stop.!!! hmmm…kalian masih berpacaran.?” Sur
  • 23

    May

    Kedung Lingsang

    Terik panas tak kunjung datang, sementara cucian menggantung di jemuran. Kapan keringnya.??? Pulung langsung karena gerimis datang tanpa permisi. Rada pontang-panting juga dengan pakaian basah yang banyaknya minta amplop. Bukan cuaca sekarang bila susah ditebak keberadaannya. Ketika semua sudah kembali berjejer rapi diteras rumah tanpa penyinaran, gerimis pun berhenti. Seperti selang terinjak, air yang turun seperti segan datang kembali meski cuaca mendung. Kesal.! Apa mau dikata, aku hanya menggerutu pada diri sendiri akan keMALASanku buat nyuci pakaian. psssssssssssttt… *jangan bilang siapa2 apalagi cewek2 cantik, ntar kegantenganku luntur kena cairan pemutih. OK. Mari kita meluncur, meninggalkan curcol diatas. Hihihihihi… Kedung Lingsang. Begitulah kedung ini sering din
  • 17

    Apr

    Siapa nama bapakmu.?

    Gua jalan2 ke mall pake celana pendek dan kaos buluk yang semuanya belom lepas dari badanku selama satu minggu. Lalu gua liat seorang anak kecil menangis di depan asesoris cewek. Gua liat tuh ga ada satupun orang yang dengan sengaja mendekati dan menenangkan anak itu.. Terdesak rasa iba.? Nggak seratus persen! Gua juga pngen nampang muka sebagai pria tampan yang baik hati di depan para wanita cantik yang asyik milih asesoris di butik. Gua pun maju mendekatinya. Kupegan pundak anak itu. Bagaikan memutar potensio radio atau mencet remot tipi, saat kusentuh anak itu langsung diam dan menatapku namun belum sampai gua bicara anak itu kembali menangis.! Makin meronta.. Gua jadi kalut, loh.? Gua berusaha nenangin tuh anak. Hingga akhirnya gua harus relakan duit gua buat anak itu karena iming
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post